Categories: Kaca Inlay

Motif Kaca Inlay

Motif Kaca Inlay Terbaru

Tidak kalah dengan seni kaca patri, motif kaca inlay sudah mulai diminati banyak orang. Kaca inlay juga bisa dimanfaatkan sebagai alternative kaca dekoratif. Bahkan, bagi sebagian orang menilai bahwa desain kaca inlay jauh lebih menarik dan elegan. Berbeda dengan seni kaca patri, kaca inlay ini memiliki desain full kaca bevel yang ditempel dengan lem UV dan memiliki presisi yang tinggi. Kaca inlay sendiri sebenarnya adalah hasil tangan merangkai kaca. Potongan-potongan kecil kaca kemudian direkatkan menjadi rangkaian gambar beraneka ragam. Kaca inlay akan memantulkan cahaya jika terkena sinar sehingga akan terlihat elegan seperti diamond glass.

Proses Pembuatan Kaca Inlay

Satu hal yang membuat kaca inlay memiliki harga yang cukup tinggi yaitu cara pembuatannya yang mengandalkan rasa seni dan ketelitian yang tinggi. Adapun proses pembuatannya sebagai berikut :

  • Desain

Pada proses ini, desainer akan merealisasikan keinginan pemesan dalam rupa kaca inlay. Desainnya tidak asal-asalan. Untuk bentuk yang melengkung, dibutuhkan diameter minimal 3cm.

  • Pemotongan Motif

Meskipun agak berbahaya, proses pemotongan kaca motif ini masi dilakukan dengan cara manual menggunakan pemotong kaca. Ketelitian dan kepresisian adalah kunci pada proses ini.

  • Penghalusan

Kaca motif yang sudah dipotong sesuai dengan desain akan memasuki tahap selanjutnya. Gerinda digunakan untuk menghaluskan tepi kaca agar terlihat lebih rapi.

  • Pengemalan

Selagi motif dihaluskan, proses pengemalan desain pada kaca dasar pun dilakuakn dengan tujuan agar , motif terpasang rapi dan sesuai dengan desain yang sudah dibuat rapi pada tempatnya, sesuai dengan desain yang telah dibuat.

  • Gluechip

Gluechip digunakan untuk memberi motif serta tekstur di bagian kaca dasa. Proses ini yaitu dilakukan dengan cara menuangkan bahan kimia khusus, sejenis lem pada kaca lalu dipanaskan dalam oven dengan suhu 60-800 selama 24 jam. Akan tetapi, tidak semua kaca inlay melalui proses ini.

  • Penempelan

Selanjutnya, motif-motif sudah dibuat, ditempel pada kaca dasar dengan perekat khusus yang mengandalkan sinar UV.

  • Pembersihan

Usai proses penempelan, kaca yang telah bermotif dibersihkan dari sisa-sisa lem dengan kain basah dan semprotan biji aluminium (sandblasting) agar tepiannya tampak lebih halus dan rapi.

  • Finishing

Pada tahap akhir, kaca inlay bermotif ditutupi dengan kaca dasar lalu diberi sweagle (bahan sejenis karet yang difungsikan untuk menutup rongga antarakaca juga untuk mencegah air dan udara masuk ke dalam lapisan kaca).

Nah, itulah beberapa tahapan dalam pembuatan kaca inlay. Seiring banyaknya permintaan terhadap kaca inlay, motif kaca inlay pun semakin menarik dan bervariasi.

Top