Categories: Kaca Patri

Seni Kaca Patri

Pesona Seni Kaca Patri

Siapa yang tidak kenal seni kaca patri, kemilau dan pantulan warna-warninya terpancar dari kaca yang tertembus sinar matahari pada ambang jendela atau pintu, semakin menghidupkan warna-warni kaca yang menghiasinya. Bahkan desain jendela yang biasa pun seolah memantulkan wajah unik karena warna-warna cemerlang yang terpancar dari kaca patri.

Kaca berbingkai timah ini mampu membangkitkan emosi sekaligus memancarkan kedamaian bagi siapa saja yang memandangnya sehingga banyak digunakan pada arsitektur bertemakan religius. Hal tersebut cukup lama berlangsung di Eropa. Hubungan ini sudah dimulai pada abad ke-12, tepatnya menjelang tahun 1200. Kesan mistik religius yang dikaitkan dengan keinginan manusia menaikkan pamor kaca patri menjadi kerajinan yang tidak tertandingi saat itu.

Di Indonesia aplikasi seni kaca patri mengalami pasang surut. Namun semakin maju teknologi khususnya teknologi alat atau mesin pemotong kaca menyebabkan lahirnya berbagai ragam desain kaca patri baik dari segi tema, warna dan jenis kacanya. Selain itu kaca patri dapat mengkondisikan atau mengadaptasikan gaya rumah yang sedang trend saat ini sehingga sempat dicari, dilupakan dan dicari lagi.

Kelebihan kaca patri:

  • Memiliki nilai estetika karena dibuat sesuai desain dan selera konsumen.
  • Tidak lekang dimakan waktu.
  • Kesan klasik dan modern bisa dimunculkan melalui kaca dalam hal ini pemilihan bahan dan desain sangat berpengaruh.
  • Berfungsi juga sebagai peredam suara.
  • Mudah dibersihkan terutama untuk jenis kaca triple.
  • Sifat kaca patri tahan lama sehingga harus benar-benar memastikan desain yang kita pilih, misalnya desain yang tidak terlihat ketinggalan zaman, misal bentuk-bentuk desain minimalis dan terkesan modern.

Top