Categories: Kaca Patri

pintu-kaca-patri

Kerajinan Pintu Kaca Patri

Kerajinan pintu kaca patri tidak pernah tenggelam atau pudar. Sifat gambarnya yang khas membuat dekor suatu bangunan menjadi artistik dan indah, teristimewa jika ada perpaduan antara warna, gambar dan gaya bangunan yang serasi dan seimbang.

Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pembuatan kerajinan pintu kaca patri yaitu:

Pemilihan Warna

Warna kaca patri menarik dan mempesona. Ini pula menjadi alasan mengapa banyak orang memilihnya sebagai hiasan untuk ornamen rumah mereka seperti untuk pintu atau jendela. Penataan warna yang direncanakan dengan baik dapat mendukung motif kaca patri. Oleh karena itu harus dilakukan seleksi warna secara hati-hati agar motif kaca patri yang dihasilkan menarik dan indah.

Ada beberapa aturan tentang penataan skema warna diantaranya:

Rencanakan skema warna sebelum pergi ke penyalur kaca. Buatlah sebuah sketsa motif, serta warnailah sketsa tersebut dengan pensil warna atau cat air. Sebaiknya buat beberapa salinan dan coba sejumlah kombinasi warna yang berbeda.

Seimbangkan warna pada keseluruhan rancangan, biasanya warna-warna diselipkan karena warna tersebut merupakan warna favorit dan tidak dimaksudkan untuk mendukung skema warna. Menjauhlah sedikit dari sketsa warna tersebut untuk melihat apakah kombinasinya sudah efektif.

Tema sangat bermanfaat untuk memilih warna yang dominan dan tetap pada corak yang mendukung pilihan kita. Biasanya rancangan itu sendiri atau fungsi motif kita akan mempengaruhi tema warna. Cobalah untuk menjaga agar pemilihan warna tetap sederhana karena terlalu banyak warnapun akan berbahaya.

Sukar sekali untuk mengamati tekstur dalam sebuah sketsa warna. Namun tekstur adalah bagian penting dari sebuah rancangan kaca patri. Biasanya mengubah tekstur untuk membedakan satu wilayah khusus dengan wilayah lain lebih efektif daripada melakukan penggantian warna. Banyak jendela yang sengaja dibuat tidak berwarna. Sebaliknya teskturnya dibuat sedemikian untuk memeperkuat rancangannya.

Ketika kita telah memiliki ide yang cukup matang dalam skema warna maka kita telah siap mengunjungi toko kaca. Di sana kita akan menemukan warna, tekstur serta jenis kaca yang beragam. Kondisi ini akan sangat mempengaruhi. Mulailah mengambil warna-warna dominan dan buatlah rencana warna di antara warna pilihan kita sebaik mungkin.

Lihatlah kaca dalam kondisi cahaya yang serupa dengan kondisi nyata ketika motif dipasang, misalnya cermin di dinding, panel cahaya buatan atau bola lampu pijar di dalam sebuah lampu. Kadang-kadang kita mengatur potongan-potongan kaca di atas gambar secara kasar (dari segi tampilannya) lalu mundur sedikit dan perhatikan ritme serta keseimbangannya. Dibutuhkan waktu cukup panjang untuk memilih warna untuk motif kita. Namun itulah cara menghasilkan suatu karya yang kreatif.

Top